<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kriminal Arsip - Ungkapkriminal.com</title>
	<atom:link href="https://ungkapkriminal.com/tag/berita-kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ungkapkriminal.com/tag/berita-kriminal/</link>
	<description>Diandalkan dan ditargetkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Jun 2026 13:43:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.5</generator>

<image>
	<url>https://ungkapkriminal.com/wp-content/uploads/2022/09/cropped-logo3-32x32.png</url>
	<title>Berita Kriminal Arsip - Ungkapkriminal.com</title>
	<link>https://ungkapkriminal.com/tag/berita-kriminal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BURON HAMPIR TIGA TAHUN, DPO KASUS SABU 15 KILOGRAM AKHIRNYA DIBEKUK: UJIAN NEGARA HUKUM DALAM MEMUTUS RANTAI NARKOTIKA</title>
		<link>https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/</link>
					<comments>https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[JUNAIDI NASUTION]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2026 13:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[🚨 BREAKING HEADLINE NEWS | INVESTIGATIVE REPORT | FILSAFAT HUKUM | SASTRA PROFETIK | LITERASI DIGITAL | ANALISIS STRATEGIS KEBANGSAAN]]></category>
		<category><![CDATA[Anti Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BNN]]></category>
		<category><![CDATA[Criminal Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[DPO Sabu 15 Kilogram]]></category>
		<category><![CDATA[Fakta Bukan Drama]]></category>
		<category><![CDATA[filsafat hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Follow The Money]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Investigative Report]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Sabu Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Terorganisir]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminologi]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[Narkotika Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Negara Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pemberantasan Narkotika]]></category>
		<category><![CDATA[Penegakan Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungkapan Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Satresnarkoba Polres Bengkalis]]></category>
		<category><![CDATA[Supremasi Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[UngkapKriminal.com]]></category>
		<category><![CDATA[UNODC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ungkapkriminal.com/?p=9657</guid>

					<description><![CDATA[<p>KETERANGAN FOTO :</p>
<p>BURON HAMPIR TIGA TAHUN AKHIRNYA DIBEKUK. Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial A (48) yang diduga terkait perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar 15 kilogram. Penangkapan yang dilakukan setelah hampir tiga tahun pencarian ini menjadi bagian dari upaya penegakan hukum dalam memutus mata rantai kejahatan narkotika serta melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan terorganisir. Perkara ini masih dalam proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut. Setiap orang tetap berhak atas asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.<br />
Foto/Visual: Ilustrasi Investigatif UngkapKriminal.com. © Hak Cipta Karya Jurnalistik dan Visual Dilindungi Undang-Undang.</p>
<p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/">BURON HAMPIR TIGA TAHUN, DPO KASUS SABU 15 KILOGRAM AKHIRNYA DIBEKUK: UJIAN NEGARA HUKUM DALAM MEMUTUS RANTAI NARKOTIKA</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://ungkapkriminal.com">Ungkapkriminal.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Subjudul</p>



<p>Penangkapan DPO kasus sabu 15 kilogram oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis menjadi momentum penting untuk menilai efektivitas penegakan hukum, pemberantasan jaringan narkotika, serta perlindungan generasi bangsa dari ancaman kejahatan terorganisir yang terus berkembang.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>IDENTITAS ARTIKEL</p>



<p>Oleh: Junedy Nasution</p>



<p>Editor: Redaksi UngkapKriminal.com</p>



<p>Rubrik: Investigative Report | Filsafat Hukum | Literasi Digital</p>



<p>Tanggal Publikasi: 22 Juni 2026</p>



<p>Lokasi: Bengkalis, Riau</p>



<p>Estimasi Waktu Baca: 12–15 Menit</p>



<p>Tagline:</p>



<p>&#8220;Hukum yang hidup bukan hanya menangkap pelaku, tetapi melindungi masa depan generasi.&#8221;</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PENGANTAR</p>



<p>Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial A (48) yang diduga terlibat dalam perkara peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar 15 kilogram. Penangkapan dilakukan setelah yang bersangkutan menjadi buronan selama hampir tiga tahun.</p>



<p>Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, tersangka diduga memiliki peran sebagai penghubung komunikasi dalam jaringan peredaran narkotika yang terungkap sejak tahun 2023. Penangkapan dilakukan pada Kamis, 18 Juni 2026, di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.</p>



<p>Keberhasilan ini menunjukkan konsistensi aparat penegak hukum dalam memburu pelaku kejahatan narkotika meskipun membutuhkan waktu bertahun-tahun. Namun dari perspektif investigatif, penangkapan tersebut juga membuka pertanyaan yang lebih luas mengenai struktur jaringan, aliran komunikasi, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain yang masih dalam pengembangan penyidikan.</p>



<p>Bagi masyarakat, kasus ini menjadi pengingat bahwa narkotika bukan sekadar persoalan kriminal, melainkan ancaman terhadap kesehatan publik, ketahanan sosial, ekonomi keluarga, dan masa depan generasi muda.</p>



<p>Dalam perspektif negara hukum, penangkapan DPO merupakan bagian dari upaya menjaga kepastian hukum. Akan tetapi, keberhasilan sesungguhnya baru tercapai apabila seluruh mata rantai jaringan berhasil diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PENDAHULUAN</p>



<p>Peredaran gelap narkotika merupakan salah satu bentuk kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Kejahatan ini tidak hanya merusak individu, tetapi juga menggerus kualitas sumber daya manusia, meningkatkan angka kriminalitas, serta mengancam stabilitas sosial dan ekonomi.</p>



<p>Kabupaten Bengkalis yang berada di wilayah pesisir strategis dan memiliki akses jalur perairan internasional menghadapi tantangan tersendiri dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Posisi geografis tersebut menjadikan wilayah pesisir rawan dimanfaatkan sebagai jalur distribusi jaringan narkotika lintas daerah maupun lintas negara.</p>



<p>Dalam konteks itulah keberhasilan Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap DPO kasus sabu 15 kilogram menjadi peristiwa yang memiliki nilai strategis, baik dari sisi penegakan hukum maupun perlindungan masyarakat.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>TEMUAN INVESTIGATIF</p>



<p>Fakta Utama</p>



<p>Berdasarkan keterangan resmi Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K.:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Tersangka berinisial A (48) ditangkap pada 18 Juni 2026.</li>



<li>Tersangka merupakan DPO perkara narkotika sejak tahun 2023.</li>



<li>Kasus berkaitan dengan pengungkapan sekitar 15 kilogram sabu.</li>



<li>Tersangka diduga berperan sebagai penghubung komunikasi antar pelaku.</li>



<li>Penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain.</li>
</ul>



<p>Data dan Dokumen</p>



<p>Perkara ini merujuk pada:</p>



<p>LP/A/119/VIII/2023/SPKT.SATRESNARKOBA/POLRES BENGKALIS/POLDA RIAU tanggal 5 Agustus 2023.</p>



<p>Penyidik juga mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam aktivitas jaringan tersebut.</p>



<p>Kronologi</p>



<p>Agustus 2023</p>



<p>Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap perkara narkotika dengan barang bukti sekitar 15 kilogram sabu dan mengamankan seorang kurir.</p>



<p>2023–2026</p>



<p>Penyidik melakukan pencarian, pemantauan, dan pengembangan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.</p>



<p>18 Juni 2026</p>



<p>Tim Satresnarkoba memperoleh informasi mengenai keberadaan DPO dan melakukan penangkapan di Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis.</p>



<p>Pasca Penangkapan</p>



<p>Dilakukan pemeriksaan awal, tes urine, penyitaan alat komunikasi, serta pengembangan terhadap jaringan yang diduga terkait.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>DATA INTELLIGENCE: NARKOTIKA DALAM ANGKA</p>



<p>Menurut survei prevalensi nasional yang dilakukan BNN bersama BPS dan BRIN, jumlah penyalahguna narkotika di Indonesia masih mencapai jutaan orang dan didominasi kelompok usia produktif.</p>



<p>BNN juga mencatat ratusan kasus tindak pidana narkotika berhasil diungkap setiap tahun dengan ribuan tersangka yang diamankan. Temuan ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius bagi keamanan dan pembangunan nasional.</p>



<p>Di tingkat global, UNODC melaporkan bahwa kawasan Asia Tenggara masih menjadi salah satu pusat perdagangan methamphetamine (sabu) terbesar di dunia. Penyitaan sabu di kawasan ini terus meningkat dan mencapai rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.</p>



<p>Fenomena tersebut menunjukkan bahwa jaringan narkotika modern semakin kompleks, memanfaatkan teknologi komunikasi, jalur laut internasional, transaksi keuangan tersembunyi, dan pola distribusi lintas negara.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>FOLLOW THE NETWORK ANALYSIS</p>



<p>Dalam perspektif intelijen kriminal modern, penangkapan seorang tersangka bukanlah akhir dari proses penyelidikan.</p>



<p>Struktur jaringan umumnya terdiri dari:</p>



<p>Produsen</p>



<p>↓</p>



<p>Pemasok</p>



<p>↓</p>



<p>Pengendali Jaringan</p>



<p>↓</p>



<p>Koordinator Komunikasi</p>



<p>↓</p>



<p>Fasilitator Logistik</p>



<p>↓</p>



<p>Kurir</p>



<p>↓</p>



<p>Distributor</p>



<p>↓</p>



<p>Pengecer</p>



<p>↓</p>



<p>Konsumen</p>



<p>Berdasarkan keterangan resmi penyidik, tersangka yang diamankan diduga berada pada simpul komunikasi yang menghubungkan para pelaku.</p>



<p>Dalam teori jaringan kriminal, posisi tersebut memiliki nilai strategis karena berfungsi menjaga konektivitas antar anggota jaringan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>FOLLOW THE MONEY ANALYSIS</p>



<p>Unsur| Analisis<br>Yang Diuntungkan| Jaringan peredaran narkotika<br>Yang Dirugikan| Masyarakat dan generasi muda<br>Potensi Nilai Ekonomi| Miliaran rupiah<br>Risiko Sosial| Ketergantungan dan kriminalitas<br>Risiko Kesehatan| Gangguan fisik dan mental<br>Risiko Pendidikan| Putus sekolah dan menurunnya kualitas SDM<br>Risiko Negara| Menurunnya produktivitas nasional<br>Dasar Hukum| UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>ANALISIS HUKUM</p>



<p>Dasar Hukum</p>



<p>UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945</p>



<p>Pasal 28H Ayat (1):</p>



<p>&#8220;Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin serta memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat.&#8221;</p>



<p>UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika</p>



<p>Mengatur larangan produksi, distribusi, penyimpanan, pengangkutan, dan peredaran narkotika tanpa hak.</p>



<p>KUHAP</p>



<p>Menjadi dasar hukum penyidikan, penangkapan, penahanan, dan pembuktian dalam proses pidana.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>Analisis Yuridis</p>



<p>Apabila dugaan penyidik dapat dibuktikan di persidangan, maka keterlibatan sebagai penghubung komunikasi dalam jaringan narkotika berpotensi memiliki konsekuensi hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.</p>



<p>Dalam hukum pidana modern, peran fasilitator komunikasi dapat menjadi bagian penting dalam terjadinya tindak pidana apabila terbukti memiliki keterkaitan aktif dalam jaringan kejahatan.</p>



<p>Namun demikian, setiap orang tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>FILSAFAT HUKUM</p>



<p>Antara Keadilan, Kepastian, dan Kemanfaatan</p>



<p>Filsuf hukum Gustav Radbruch mengemukakan bahwa hukum harus menjaga keseimbangan antara:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Keadilan.</li>



<li>Kepastian hukum.</li>



<li>Kemanfaatan.</li>
</ol>



<p>Penangkapan DPO setelah hampir tiga tahun menunjukkan bahwa kepastian hukum tetap berjalan.</p>



<p>Namun pertanyaan filosofis yang lebih mendalam adalah:</p>



<p>Apakah hukum hanya berhasil menangkap pelaku, atau juga berhasil memutus sistem yang memungkinkan kejahatan itu terus hidup?</p>



<p>Pandangan Tokoh</p>



<p>Gustav Radbruch</p>



<p>&#8220;Hukum harus menghadirkan keadilan yang nyata.&#8221;</p>



<p>Roscoe Pound</p>



<p>&#8220;Hukum adalah sarana rekayasa sosial.&#8221;</p>



<p>Satjipto Rahardjo</p>



<p>&#8220;Hukum hadir untuk manusia, bukan manusia untuk hukum.&#8221;</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PERSPEKTIF PROFETIK</p>



<p>Al-Qur&#8217;an</p>



<p>Surah Al-Maidah Ayat 2</p>



<p>&#8220;Tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.&#8221;</p>



<p>Makna:</p>



<p>Segala bentuk aktivitas yang merusak kehidupan manusia bertentangan dengan prinsip kemaslahatan dan tanggung jawab sosial.</p>



<p>Surah An-Nisa Ayat 58</p>



<p>&#8220;Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak dan apabila menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil.&#8221;</p>



<p>Makna:</p>



<p>Keadilan merupakan fondasi utama dalam penegakan hukum.</p>



<p>Hadis Nabi Muhammad SAW</p>



<p>&#8220;Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban.&#8221; (HR. Bukhari dan Muslim)</p>



<p>Makna:</p>



<p>Pemberantasan narkotika merupakan tanggung jawab bersama antara negara, aparat, keluarga, dan masyarakat.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PERSPEKTIF HAK KONSTITUSIONAL</p>



<p>Peredaran narkotika mengancam:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Hak hidup sehat.</li>



<li>Hak atas keamanan.</li>



<li>Hak memperoleh perlindungan hukum.</li>



<li>Hak generasi muda untuk berkembang secara optimal.</li>
</ul>



<p>Karena itu, negara berkewajiban melakukan langkah pencegahan, penindakan, rehabilitasi, dan edukasi secara berkelanjutan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>LITERASI DIGITAL</p>



<p>Verifikasi Fakta</p>



<p>Masyarakat perlu memverifikasi informasi melalui:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Keterangan resmi aparat penegak hukum.</li>



<li>Dokumen perkara.</li>



<li>Putusan pengadilan.</li>
</ul>



<p>Melawan Disinformasi</p>



<p>Publik harus memahami perbedaan antara:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Terlapor.</li>



<li>Tersangka.</li>



<li>Terdakwa.</li>



<li>Terpidana.</li>
</ul>



<p>Edukasi Publik</p>



<p>Berpikir kritis berarti memeriksa sumber informasi, menghindari asumsi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>ANALISIS STRATEGIS KEBANGSAAN</p>



<p>Dampak Bagi Daerah</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Meningkatkan risiko kriminalitas.</li>



<li>Mengganggu ketertiban sosial.</li>



<li>Menurunkan kualitas kesehatan masyarakat.</li>
</ul>



<p>Dampak Bagi Negara</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Menghambat pembangunan SDM.</li>



<li>Membebani sistem kesehatan nasional.</li>



<li>Mengganggu ketahanan nasional.</li>
</ul>



<p>Dampak Bagi Generasi Mendatang</p>



<p>Narkotika dapat menghancurkan produktivitas, pendidikan, dan kualitas generasi penerus bangsa.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PERSPEKTIF INTERNASIONAL</p>



<p>Prinsip Rule of Law yang dikembangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Adil.</li>



<li>Transparan.</li>



<li>Akuntabel.</li>



<li>Menghormati hak asasi manusia.</li>
</ul>



<p>Negara-negara dengan tingkat keberhasilan tinggi dalam pemberantasan narkotika menempatkan pencegahan, rehabilitasi, pendidikan, dan penegakan hukum sebagai satu kesatuan kebijakan nasional.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>SUARA PUBLIK DAN PAKAR</p>



<p>Prof. Satjipto Rahardjo</p>



<p>Penegakan hukum harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>



<p>Prof. Romli Atmasasmita</p>



<p>Kejahatan narkotika merupakan bagian dari kejahatan terorganisir yang memerlukan pendekatan lintas sektor.</p>



<p>Prof. Mahfud MD</p>



<p>Supremasi hukum menuntut konsistensi antara norma hukum dan implementasinya.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>REKOMENDASI</p>



<p>Kepada Pemerintah</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Memperkuat program P4GN.</li>



<li>Meningkatkan pengawasan wilayah perbatasan.</li>



<li>Memperluas edukasi antinarkotika.</li>
</ul>



<p>Kepada Aparat Penegak Hukum</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Mengembangkan penyidikan hingga tingkat jaringan.</li>



<li>Menelusuri aliran dana hasil kejahatan.</li>



<li>Mengoptimalkan forensik digital.</li>
</ul>



<p>Kepada Masyarakat</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Aktif melaporkan aktivitas mencurigakan.</li>



<li>Mengawasi lingkungan keluarga.</li>



<li>Mendukung program pencegahan narkotika.</li>
</ul>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>PENUTUP</p>



<p>Penangkapan DPO kasus sabu 15 kilogram di Bengkalis merupakan bukti bahwa hukum memiliki daya jangkau yang tidak berhenti pada batas waktu.</p>



<p>Namun keberhasilan sejati bukan hanya terletak pada penangkapan individu, melainkan pada kemampuan negara memutus seluruh rantai kejahatan, menyita hasil kejahatan, melindungi masyarakat, dan menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkotika.</p>



<p>Ketika hukum bekerja untuk keadilan, maka yang diselamatkan bukan hanya satu perkara, melainkan masa depan sebuah bangsa.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>CATATAN REDAKSI</p>



<p>Artikel ini disusun berdasarkan prinsip:</p>



<p>✓ Akurasi</p>



<p>✓ Verifikasi</p>



<p>✓ Independensi</p>



<p>✓ Kepentingan Publik</p>



<p>✓ Literasi Digital</p>



<p>✓ Negara Hukum</p>



<p>✓ Hak Asasi Manusia</p>



<p>✓ Keadilan Sosial</p>



<p>Seluruh informasi mengenai perkara bersumber dari keterangan resmi aparat penegak hukum. Setiap pihak tetap memiliki hak konstitusional atas asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>BIO REDAKSI</p>



<p>Junedy Nasution adalah penulis dan pemerhati isu hukum, kebangsaan, literasi digital, transparansi publik, antikorupsi, dan filsafat hukum. Fokus kajiannya meliputi penguatan negara hukum, hak konstitusional warga negara, tata kelola pemerintahan yang baik, serta pembangunan budaya hukum yang berkeadilan.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p>REFERENSI BACAAN</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.</li>



<li>UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.</li>



<li>Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).</li>



<li>United Nations Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances.</li>



<li>United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) World Drug Report.</li>



<li>Data dan Publikasi Badan Narkotika Nasional (BNN).</li>



<li>Publikasi BPS dan BRIN terkait prevalensi penyalahgunaan narkotika.</li>



<li>Gustav Radbruch, Philosophy of Law.</li>



<li>Roscoe Pound, Social Control Through Law.</li>



<li>Satjipto Rahardjo, Hukum Progresif.</li>



<li>Romli Atmasasmita, Sistem Peradilan Pidana Kontemporer.</li>



<li>Keterangan resmi Polres Bengkalis.</li>



<li></li>
</ol>
<p><a class="a2a_button_facebook" href="https://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_twitter" href="https://www.addtoany.com/add_to/twitter?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_email" href="https://www.addtoany.com/add_to/email?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="Email" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_whatsapp" href="https://www.addtoany.com/add_to/whatsapp?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="WhatsApp" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_pinterest" href="https://www.addtoany.com/add_to/pinterest?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="Pinterest" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_button_google_gmail" href="https://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&amp;linkname=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" title="Gmail" rel="nofollow noopener" target="_blank"></a><a class="a2a_dd addtoany_share_save addtoany_share" href="https://www.addtoany.com/share#url=https%3A%2F%2Fungkapkriminal.com%2F2026%2F06%2F22%2Fburon-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika%2F&#038;title=BURON%20HAMPIR%20TIGA%20TAHUN%2C%20DPO%20KASUS%20SABU%2015%20KILOGRAM%20AKHIRNYA%20DIBEKUK%3A%20UJIAN%20NEGARA%20HUKUM%20DALAM%20MEMUTUS%20RANTAI%20NARKOTIKA" data-a2a-url="https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/" data-a2a-title="BURON HAMPIR TIGA TAHUN, DPO KASUS SABU 15 KILOGRAM AKHIRNYA DIBEKUK: UJIAN NEGARA HUKUM DALAM MEMUTUS RANTAI NARKOTIKA"></a></p><p>Artikel <a rel="nofollow" href="https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/">BURON HAMPIR TIGA TAHUN, DPO KASUS SABU 15 KILOGRAM AKHIRNYA DIBEKUK: UJIAN NEGARA HUKUM DALAM MEMUTUS RANTAI NARKOTIKA</a> pertama kali tampil pada <a rel="nofollow" href="https://ungkapkriminal.com">Ungkapkriminal.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ungkapkriminal.com/2026/06/22/buron-hampir-tiga-tahun-dpo-kasus-sabu-15-kilogram-akhirnya-dibekuk-ujian-negara-hukum-dalam-memutus-rantai-narkotika/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
