
Ungkapkriminal.com : Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menaikkan tarif impor atas sejumlah komoditas, termasuk produk berbasis kelapa sawit. Kebijakan ini disebut sebagai langkah proteksi ekonomi, namun berdampak langsung ke petani kecil di Indonesia.
Ribuan petani sawit Indonesia di Riau, Sumatera, dan Kalimantan harus menghadapi anjloknya harga tandan buah segar (TBS). Banyak di antara mereka yang menggantungkan hidup dari hasil panen harian kini kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.
Sejak Tarif impor diumumkan awal tahun ini dan mulai diterapkan secara efektif pada triwulan pertama 2025.
Sehingga akibat terasa kedaerah -daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia langsung terdampak. Sejumlah koperasi petani mencatat penurunan pembelian hingga 30% akibat ketidakpastian pasar ekspor.
disebabkan karena
Kebijakan luar negeri AS justru memperlihatkan lemahnya posisi tawar Indonesia dalam perdagangan global. Pemerintah belum terlihat tanggap melindungi petani kecil yang menjadi ujung tombak sektor perkebunan.
kemudian langkah strategis Pemerintah menyatakan sedang melakukan pendekatan diplomatik dan mencari pasar alternatif. Namun hingga kini, solusi konkret di lapangan belum dirasakan langsung oleh para petani Sawit di Indonesia.
More Stories
Reaksi Indonesia atas Tarif Resiprokal Donald Trump
China VS Trump: Kenakan Tarif 34% untuk Produk AS, Batasi Ekspor & Import !!
Gempa Dahsyat Mengguncang Gedung Pencakar Langit